Pendahuluan Indonesia terletak di sepanjang “Thalassemia Belt”, yaitu wilayah dengan prevalensi tinggi hemoglobinopati, termasuk beta-talasemia. Sekitar 3–10% populasi Indonesia dilaporkan mengalami penyakit ini. Diagnosis talasemia dilakukan berdasarkan hasil analisis hemoglobin (Hb). Namun, basis data single nucleotide variants (SNVs) pada populasi Indonesia yang berhubungan dengan penyakit β-talasemia masih belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk memprofilkan...Read More