Fokus riset Biologi Sel dan Genetik terdiri atas 3 topik utama: aging, penyakit kardiovaskular dan pengembangan terapi gen untuk penyakit bawaan metabolik.
Studi aging dan pengembangan terapi anti aging berbasis seluler dan molekuler. Roadmap selama 5 tahun kedepan adalah sebagai berikut:
Tahun ke-1: Studi Aging terkait photoaging, alat simulasi photoaging, model kulit Co-Culture dan terapi regeneratif.
Tahun ke-2: Merancang desain alat, pembuatan alat, validasi alat, Co-Culture dan intervensi terapi.
Tahun ke-3: Evaluasi keberhasilan terapi sekretom sel punca asal jaringan adiposa dan platelet rich plasma (PRP) pada kulit yang mengalami photoaging.
Tahun ke-4: Uji in vivo pada hewan coba dan terapi kombinasi antara sekretom dan PRP. Selain itu, juga dilakukan analisis molecular docking atau analisis in silico pada sekretom dan PRP untuk mengetahui bahan bioaktif sebagai upaya preventif akibat photoaging
Tahun ke-5: Melakukan uji klinis terapi kombinasi sekretom dan PRP pada pasien photoaging dan studi kelayakan di masyarakat
Studi genetik dan epigenetik pada kardiovaskular, dengan prototipenya, panel untuk genetic risk dan differential DNA methylation untuk pencegahan. Roadmap selama 5 tahun kedepan adalah sebagai berikut:
Tahun ke-1 dan ke-2:
a. Penyusunan panel untuk menentukan genetic risk faktor terjadinya hipertensi
b. Penentuan faktor epigenetic (genetic dan lingkungan seperti diet & polutan)
c. Riset “genetic and epigenetic in endometriosis”
d. Riset “genetic and epigenetic in congenital heart disease (CHD)”
Tahun ke-3 dan ke-4: Riset implementasi panel genetic dan epigenetic pada pasien hipertensi, endometriosis dan CHD, dengan machine learning.
Tahun ke-5: Aplikasi penentuan genetic risk factor dalam penyakit hipertensi, endometriosis dan CHD; dan faktor lingkungan dalam mencegah hipertensi, endometeriosis dan CHD.
Pengembangan terapi sel, protein rekombinan, RNA dan DNA untuk penyakit metabolik bawaan. Roadmap selama 5 tahun kedepan adalah sebagai berikut:
Tahun ke-1: Studi in silico/bioinformatika dalam pembuatan hewan model penelitian berupa mencit yang mengalami Mukopolisakaridosis tipe II (MPS tipe II) dengan teknik CRISPR/Cas9.
Tahun ke-2: Melakukan produksi dan perbanyakan vektor virus yang membawa gen pengkode enzim iduronidase (IDS).
Tahun ke-3: Melakukan transduksi vektor virus pada mesenchymal stem cell (MSC) dari sumsum tulang mencit MPS tipe II, dan kultur MSC. Melakukan analisis kadar glikosaminoglikan (GAG) dan kadar IDS plasma dan jaringan pada mencit MPS tipe II. Serta dilakukan analisis imunohistokimia keberadaan GAG pada jaringan mencit MPS tipe II.
Tahun ke-4: Melakukan injeksi hasil kultur MSC pada mencit MPS II. Kemudian dilakukan analisis kadar GAG dan kadar IDS plasma dan jaringan pada mencit MPS tipe II yang telah diinjeksi MSC. Serta dilakukan analisis imunohistokimia keberadaan GAG pada jaringan mencit MPS tipe II yang telah diinjeksi MSC.
Tahun ke-5: Melakukan terapi gen MSC untuk produksi enzim IDS pada mamalia tingkat tinggi.