Masyarakat awam umumnya memandang kehormatan atau harkat dan martabat —yang selanjutnya saya sederhanakan menjadi dignity— sebagai nilai yang bersemayam di dalam diri kita. Ini karena diasumsikan tiap-tiap manusia memiliki nilai-nilai yang terinternalisasi di dalam dirinya. Pandangan sosiologis seperti itu tidaklah keliru, jika kemudian kita refleksikan secara filosofis. Immanuel Kant [1724-1804] memberikan prapaham yang bersifat hipotetis...