Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Dra. Retno Kusumastuti Hardjono, M.Si. melalui materi “Orchestrating Village Innovation” menekankan bahwa desa memiliki potensi besar yang sering kali belum mampu dioptimalkan karena menghadapi berbagai tantangan struktural, seperti kemiskinan yang bersifat sistemik, ketergantungan pada sektor pertanian tunggal, serta keterbatasan kapasitas dan infrastruktur pendukung. Menurut Prof. Dr. Dra. Retno Kusumastuti Hardjono, M.Si.,...Read More
Sebagai langkah awal dari rangkaian Academic Agenda yang diselenggarakan oleh Klaster Riset Social and Cultural Innovation (SoCI), Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) secara resmi menyambut kedatangan Dr. Bryan Weisheng Chiu dari Hong Kong Metropolitan University pada Senin, 22 Juni 2026. Kunjungan hari pertama ini difokuskan pada penguatan sinergi institusional melalui agenda Workshop on...Read More
Olahraga kini tidak lagi sekadar dipandang sebagai aktivitas fisik atau hiburan semata, melainkan sebagai platform strategis untuk menciptakan perubahan sosial dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Gagasan inilah yang menjadi sorotan utama dalam Workshop bertajuk “Sport as a Force for Good: Social Innovation and Sustainability in the Sport Industry” yang diselenggarakan oleh Klaster Riset Social and Cultural...Read More
Klaster Riset Social and Cultural Innovation (SoCI) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) kembali menyelenggarakan Public Lecture pada Rabu, 24 Juni 2026. Bertempat di Auditorium EDISI 2020 FIA UI, acara ini menghadirkan Dr. Bryan Weisheng Chiu dari Hong Kong Metropolitan University untuk membedah topik perkembangan, tren, dan agenda masa depan riset manajemen olahraga secara...Read More
Klaster Riset Social and Cultural Innovation (SoCI) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) baru-baru ini menggelar kegiatan diskusi metodologi riset yang menyoroti cara-cara baru bagi para peneliti dalam membedah fenomena sosial. Menghadirkan Dr. Bryan Weisheng Chiu sebagai narasumber, acara ini secara khusus membedah potensi metode analisis fsQCA (fuzzy-set Qualitative Comparative Analysis). Dalam pemaparannya, Dr....Read More
Kehadiran direktorat Direktorat Sains, Teknologi, dan Riset diproyeksikan akan menjadi jembatan penghubung yang kokoh antara dunia riset akademis, inovasi, komersialisasi, dan kebutuhan industri yang sebenarnya. Berbeda dengan unit-unit lain di lingkungan kampus yang berfokus pada riset dasar pada Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) 1 hingga 3, direktorat baru ini mengambil peran krusial pada fase hilirisasi. Mereka...Read More