Roadmap penelitian Adolescent Health dimulai dari kajian kelengkapan imunisasi dan respons antibodi Hepatitis B pada pasien anak dan remaja pre dan post transplantasi, kemudian dikembangkan menuju evaluasi respons imun terhadap vaksin lainnya, penyusunan strategi dan SOP imunisasi berbasis bukti, serta implementasi dalam pelayanan transplantasi anak dan remaja.

| Tahun | Tahap | Fokus Penelitian | Kegiatan Utama | Target Luaran |
|---|---|---|---|---|
| 2025 | Baseline | Pemetaan Status Imunisasi | Mengidentifikasi karakteristik pasien anak dan remaja yang akan dan telah menjalani transplantasi organ serta mengevaluasi kelengkapan status imunisasi dan faktor yang memengaruhinya | Gambaran baseline status imunisasi; identifikasi gap imunisasi; database penelitian |
| 2026 | Immune Response | Evaluasi Antibodi Hepatitis B | Menilai kadar antibodi Hepatitis B pada pasien pra dan pasca transplantasi serta mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan respons dan perubahan kadar antibodi | Profil respons antibodi Hepatitis B; publikasi ilmiah; dasar pengembangan strategi imunisasi |
| 2027 | Expansion | Evaluasi Respons Imun terhadap Vaksin Lain | Mengkaji kadar antibodi dan/atau respons imun terhadap vaksin lain yang relevan pada anak dan remaja penerima transplantasi | Profil respons imun terhadap berbagai vaksin; identifikasi vaksin dengan respons optimal dan kurang optimal |
| 2028 | Translation | Pengembangan Strategi dan SOP Imunisasi | Mengintegrasikan hasil penelitian status imunisasi dan respons imun untuk menyusun strategi, algoritma, dan rekomendasi imunisasi pra dan pasca transplantasi | Algoritma imunisasi; rekomendasi berbasis bukti; draft SOP imunisasi dalam pelayanan transplantasi |
| 2029 | Implementation & Evaluation | Implementasi dan Evaluasi Strategi Imunisasi | Menerapkan strategi/SOP yang dikembangkan dalam pelayanan dan mengevaluasi cakupan imunisasi, keterlaksanaan, serta respons imun pasien | SOP/rekomendasi final; model pelayanan imunisasi terintegrasi; publikasi dan diseminasi hasil kepada tenaga kesehatan/pemangku kebijakan |