Anggota Tim

Ketua

Dr. Fernando Manullang
Saat ini, menjadi Dosen-Koordinator untuk mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum (PIH) pada
Program Studi Sarjana Hukum. Dosen-Koordinator untuk mata kuliah Filsafat Hukum pada
Program Studi Sarjana Hukum, Magister Hukum dan Doktor Hukum. Dr. Manullang adalah
Arbiter Terdaftar pada BANI Arbitration Center, anggota redaksi Jurnal Hukum dan
Pembangunan (Fakultas Hukum Universitas Indonesia). Ia juga anggota redaksi Indonesian
Arbitration Newsletter (BANI Arbitration Center). Selain itu anggota Asosiasi Filsafat Hukum
Indonesia (AFHI).

Anggota:

  1. Dr. Ari Wahyudi
    Ari Wahyudi menjadi dosen tetap di Bidang Studi Dasar-Dasar Ilmu Hukum Fakultas Hukum
    Universitas Indonesia sejak tahun 1999. Ari mendapatkan gelar Sarjana dan Magister Ilmu Hukum
    dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Ari berhasil mendapatkan gelar Doktor dari Fakultas
    Hukum UI setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Rekonseptualisasi
    Konstitusionalitas Manusia Lanjut Usia (Suatu Tinjauan Teori Hukum pada tanggal 6 Januari 2024.
    Selain pendidikan formal, Ari aktif mengikuti pelatihan diantaranya: Pelatihan Vibrant Teaching
    Method (2016) dan Workshop Penyusunan Buku Rancangan Pengajaran FHUI 2016 (2016).
    Selain aktif mengajar, Ari juga pernah menjabat sebagai Manajer Kemahasiswaan FHUI (2014-
    2019). Selain itu, Ari juga aktif menjadi Pengajar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA)
    sejak tahun 2008 – sekarang. Selain mengajar di FHUI, Ari juga menjadi staf pengajar di Fakultas
    Hukum Universitas Trisakti dan Fakultas Hukum Universitas Pancasila
  2. Dr. Gratianus Prikasetya Putra
    Gratianus Prikasetya Putra merupakan staff pengajar (dosen tetap) pada Bidang Studi Dasar-Dasar
    Ilmu Hukum FHUI. Ia menyelesaikan pendidikan jenjang sarjana, magister, maupun doktoral di
    FHUI. Mata kuliah jenjang sarjana yang diampu antara lain Ilmu Negara, Pengantar Ilmu Hukum,
    Metode Penelitian dan Penulisan Hukum. Ia juga mengampu mata kuliah Metode Penelitian
    Hukum serta Sosiologi Hukum pada program Pascasarjana FHUI. Selain menjadi staff pengajar ia
    juga mengabdikan diri secara struktural di FHUI antara lain: Sekretaris Program Studi Magister
    Kenotariatan FHUI (periode 2021-2023), Manajer Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan
    Penerbitan FHUI (periode 2023-sekarang). Di tahun 2022, Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia menunjuknya sebagai salah satu anggota Majelis Pengawas Pusat
    Notaris (periode 2022-2025) mewakili unsur akademisi.
  3. Dr. Priskila Pratita Penasthika
    Priskila Pratita Penasthika adalah dosen tetap di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Priskila
    memperoleh gelar Sarjana Hukum dan Magister Hukum dari Universitas Indonesia. Priskila
    menyelesaikan studi doktoral dalam hukum perdata internasional pada Erasmus Graduate School
    of Law, Erasmus University Rotterdam-Belanda. Penelitian doktoral tersebut diterbitkan dalam
    bentuk buku berjudul Unraveling Choice of Law in International Commercial Contracts:
    Indonesia as an Illustrative Case Study, oleh Eleven International Publishing – Den Haag.
    Priskila berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keahliannya, antara lain
    Ius Commune Research School di Maastricht (2018) dan the Hague Academy of International Law
    Summer Course Programme on Private International Law 2018 di Den Haag. Selain itu, Priskila
    juga merupakan visiting researcher pada Max Planck Institute for Comparative and International
    Private Law di Hamburg (2019) dan melaksanakan program magang pada the Hague Conference
    on Private International Law (HCCH) di tahun 2021. Rutinitas lainnya, Priskila menjadi anggota
    ahli (expert member) pada Central Asian International Court of Arbitration, anggota dari Asian
    Academy of International Law (AAIL) dan Asian Private International Law Academy (APILA),
    dan associate editor pada Islamabad Law Review.
  4. Dr. M. Dzadit Taqwa, LL.M.
    Muhamad Dzadit Taqwa menjadi staf pengajar di Bidang Studi Dasar-Dasar Ilmu Hukum Fakultas
    Hukum Universitas Indonesia sejak tahun 2021. Dzadit mendapatkan gelar Sarjana Hukum di
    Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan pendalaman Hukum Tata Negara pada tahun 2018.
    Gelar LL.M. (Legum Magister) atau Magister Hukum didapatkannya di Melbourne Law School,
    The University of Melbourne melalui pendanaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Republik
    Indonesia (LPDP-RI) pada tahun 2020. Sejak 2023, Dzadit sedang menjalani studi Doktoral di
    Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
  5. Benedetto Setyo Satrio Utomo, M.H.
    Benedetto Setyo Satrio Utomo, S.H., M.H. adalah peneliti di kelompok riset Yurisprudens
    & Teori Hukum. Benedetto menyelesaikan pendidikan sarjananya dari Fakultas Hukum
    Universitas Indonesia pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Perdata Internasional dan
    menyelesaikan pendidikan magisternya dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun
    2023 dengan peminatan Hukum Ekonomi. Sebagai seorang peneliti, Benedetto telah melakukan
    berbagai kajian dan publikasi di bidang filsafat hukum dan hukum ekonomi. Selain sebagai peneliti,
    Benedetto juga bekerja sebagai pengacara di FASA Law Office dan konsultan hukum di Legal
    Nusa.
  6. Dr. Artha Debora Silalahi, M.H.
    Artha Debora Silalahi, S.H., M.H. adalah peneliti di kelompok riset Yurisprudens dan Teori
    Hukum. Debora menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukumnya di Fakultas Hukum Universitas
    Indonesia pada tahun 2019 dengan fokus penelitian Skripsi di bidang hukum tata negara dan
    menyelesaikan pendidikan Magister Hukumnya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada
    tahun 2021 dengan fokus penelitian Tesis di bidang hukum kenegaraan (hukum tata negara).
    Debora saat ini merupakan kandidat doktor Filsafat di Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada
    (Feb 2023- saat ini) dengan fokus riset di bidang filsafat hukum, filsafat politik, filsafat ilmu,
    hermeneutika, dan filsafat bahasa. Sebelum menempuh pendidikan Doktoral Filsafat, Debora
    terlibat aktif dalam kegiatan magang di beberapa Non Governmental Organisation melalui
    asistensi riset di bidang hukum, hak asasi manusia, social justice, demokrasi dan politik hukum.
    Debora juga pernah terlibat aktif di keanggotaan Editorial Board Jurnal Konstitusi di Mahkamah
    Konstitusi Republik Indonesia. Selama menempuh studi Doktoral Filsafat Debora juga aktif
    menulis di beberapa jurnal nasional dan prosiding internasional dan terlibat aktif sebagai pemakalah
    atau pemateri di Konferensi Internasional dan Nasional serta di kongres nasional yang bertemakan
    hukum, filsafat hukum, etika, dan keadilan sosial. Selama studi Doktoral filsafat Debora juga aktif
    bergabung sebagai international students dalam program Live Online Course Department of
    Continuing Education Oxford University dalam bidang Filsafat. Debora juga tergabung sebagai
    peserta dalam beberapa extension course dan kelas filsafat di STF Driyarkara, Komunitas Salihara,
    dan Circles Indonesia.