Depok, 18 November 2025 – Klaster Riset Social and Cultural Innovation (SoCI) dan Digital Tax Administration (DTA) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk “Penguatan Self-Leadership dan Daya Saing UMKM Kota Depok”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Smartclass Lantai 3, Gedung M FIA UI, dan melibatkan kerja sama dengan Pimpinan Daerah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PD IPEMI) Kota Depok.
Materi pertama mengenai Self-Leadership disampaikan oleh Prof. Dr. Dra. Retno Kusumastuti Hardjono, M.Si., yang menjelaskan bahwa kepemimpinan diri merupakan fondasi penting bagi pelaku UMKM. Self-leadership meliputi kemampuan mengelola emosi, disiplin perilaku, pengendalian diri, penetapan tujuan, serta evaluasi diri. Menurut Prof. Retno, kepemimpinan diri tidak hanya berdampak pada motivasi dan kesejahteraan individu, tetapi juga meningkatkan efektivitas tim dan produktivitas organisasi secara keseluruhan
Selanjutnya, Prof. Dr. Milla Sepliana Setyowati, S.Sos., M.Ak., membawakan materi terkait Daya Saing UMKM, menekankan pentingnya kemampuan usaha untuk memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif melalui inovasi, manajemen sumber daya, serta pemanfaatan teknologi digital. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi dapat membuka akses pasar yang lebih luas, memperkuat rantai pasok, serta meningkatkan ketahanan usaha dalam berbagai kondisi ekonomi
Dalam sesi sambutan, Ketua PD IPEMI Kota Depok, Ibu Rosmawary Ismail menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Terima kasih atas kesempatannya, ini kedua kalinya kami belajar di sini kembali. Pada kesempatan kali ini, kami datang dengan pimpinan dan anggota IPEMI Kota Depok. Harapan kami dalam kegiatan ini agar dapat bertukar informasi serta menguatkan kepemimpinan, khususnya bagi PC yang baru terbentuk pada Oktober 2025,” ujarnya.
Prof. Milla menyampaikan bahwa setelah menguasai dasar pencatatan keuangan, langkah selanjutnya yang tak kalah penting bagi pelaku usaha IPEMI adalah membangun keunggulan kompetitif untuk menjaga eksistensi dan pertumbuhan di tengah dinamika pasar.
“Jika sebelumnya kami berbagi terkait dengan pencatatan keuangan sederhana, hari ini kami akan belajar bersama mengenai urgensi agar usaha pada umumnya perlu memiliki daya saing. Daya saing menjadi kebutuhan agar usaha Ibu-Ibu IPEMI dapat bertahan di berbagai kondisi ekonomi dengan memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif produk maupun jasa yang ditawarkan,” jelasnya.
Prof. Retno menekankan pentingnya memahami dinamika yang terjadi dalam sebuah organisasi. Menurutnya, pemimpin maupun anggota tim perlu melihat setiap tantangan sebagai ruang pembelajaran.
“Lesson learned yang kami dapatkan secara empiris maupun secara teoritis, dalam pengelolaan organisasi sebuah keniscayaan jika tidak terdapat friksi. Kita menggunakan prinsip utilitarian, mengambil keputusan yang lebih berdampak baik untuk banyak orang melalui penguatan self-leadership yang dampaknya holistik kepada individual, tim, serta organisasi,” tuturnya.
Melalui program pengabdian masyarakat ini, FIA UI menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan UMKM, khususnya kelompok pengusaha perempuan, agar mampu beradaptasi, berinovasi, dan terus berkembang di tengah persaingan yang semakin dinamis. Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi akademik FIA UI dalam mendorong penguatan kapasitas kepemimpinan, pengelolaan usaha, serta kesiapan UMKM memasuki era digital yang semakin kompetitif.
Sebagai informasi tambahan, program ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari jajaran Pimpinan Daerah (PD) IPEMI Kota Depok, anggota PD, Pimpinan Cabang (PC) dari seluruh kecamatan di Kota Depok, serta perwakilan anggota PC. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan pelaku UMKM serta meningkatkan daya saing usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi dan digitalisasi.



