Universitas Indonesia, sebagai institusi akademik terkemuka di Asia Tenggara, memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan kompleks perubahan iklim dan dampaknya terhadap kesehatan lingkungan. Indonesia sangat rentan terhadap risiko terkait iklim, termasuk kenaikan permukaan laut, gelombang panas ekstrem, banjir, kekeringan, polusi asap, penyakit yang ditularkan melalui vektor, serta ketidakamanan pangan dan air. Ancaman-ancaman ini secara tidak proporsional berdampak pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan komunitas berpenghasilan rendah, sekaligus menimbulkan beban sosial-ekonomi yang signifikan.
Kelompok Riset Perubahan Iklim dan Kesehatan Lingkungan (CCEH) di UI secara strategis berada pada posisi untuk menghasilkan bukti ilmiah mutakhir, menginformasikan intervensi kesehatan masyarakat, dan memandu respons kebijakan nasional maupun regional. Dengan memanfaatkan keahlian multidisiplin UI di bidang kesehatan masyarakat, ilmu lingkungan, kedokteran, teknik, dan ilmu sosial, kelompok ini dapat berfungsi sebagai pusat pengetahuan untuk:
• Membangun kapasitas nasional dengan melatih generasi pemimpin berikutnya di bidang perubahan iklim dan kesehatan lingkungan.
Pada tahun 2030, kelompok riset ini menargetkan untuk diakui secara regional maupun global sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellence) yang mengintegrasikan sains, kebijakan, dan keterlibatan komunitas untuk melindungi kesehatan manusia dalam iklim yang terus berubah.
