Masita Dwi Mandini Manessa bergabung dengan Departemen Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia sejak tahun 2018 sebagai staf pengajar. Beliau memiliki ketertarikan dan keahlian dalam pemodelan spasial, terutama dalam pengembangan teknologi spatial machine learning dan deep learning untuk data penginderaan jauh dan aplikasinya dalam ekosistem pesisir, pertanian, dan lingkungan. Selain mengajar di Departemen Geografi, beliau juga menjadi staf pengajar di Program Studi S2 Kelautan, serta aktif sebagai dosen pembimbing dan penguji di Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI. Di lingkungan Departemen Geografi FMIPA UI, beliau juga menjabat sebagai Kepala Program Pendidikan untuk Program Studi S2 dan S3 Ilmu Geografi, bertanggung jawab atas pengelolaan akademik dan kurikulum pascasarjana di bidang ilmu geografi.
Selain peran akademik tersebut, beliau menjabat sebagai UNODC National Consultant untuk mendukung kegiatan pengembangan Marine Domain Awareness di Indonesia sejak tahun 2020. Pada tahun yang sama, beliau terpilih sebagai ketua peneliti dan berhasil meraih pendanaan RISPRO Komersial 2020–2023 melalui riset berjudul “Pengembangan Automatisasi Sistem Pemetaan Kedalaman Perairan Dangkal Tanpa Data Peneruman Berbasis Citra Multispektral Untuk Ekosistem Terumbu Karang”. Beliau juga terlibat dalam beberapa kolaborasi penelitian internasional, termasuk program SATREP bersama Gifu Univ., JAMSTEC (Jepang), IRRI, dan FMIPA UI untuk pengembangan teknologi di bidang kesehatan tanaman karet.
Dalam aktivitas risetnya, beliau aktif mempublikasikan hasil-hasil ilmiahnya, termasuk studi tentang satellite-derived bathymetry, dinamika ekosistem karang, model dinamika partikel dan kualitas tutupan lahan, serta integrasi machine learning untuk pemantauan vegetasi dan lingkungan. Profil ilmiah beliau menunjukkan kontribusi riset yang luas dengan puluhan artikel terindeks serta metrik sitasi yang signifikan di platform akademik seperti Scopus dan UI Scholar. Beliau juga terlibat dalam pengembangan karya intelektual dan perangkat lunak pemetaan seperti Shallow Water Mapper serta basis data spektral perairan.
Beliau aktif menjadi narasumber dan instruktur pada topik satellite derived bathymetry, geokomputasi, dan GeoAI, serta membuka kelas pelatihan untuk spatial machine learning dan spatial deep learning. Selain itu, beliau turut berkontribusi dalam pengembangan karya ilmiah seperti buku ajar di bidang penginderaan jauh. Hingga kini, beliau terus menjalankan peran akademik dan penelitian sebagai peneliti aktif di Research & Community Engagement Center (RCCC) Universitas Indonesia, serta menjadi kontributor penting dalam perluasan ilmu geografi terapan melalui pendekatan komputasional dan AI untuk menjawab tantangan lingkungan dan sumber daya alam di Indonesia.
Penginderaan Jauh, GIS, Pemodelan spasial, Geografi Pesisir, GeoKomputasi
…