Hayuning Anggrahita meraih gelar PhD dari University of Paris Sorbonne pada tahun 2014 dengan disertasi berjudul “Is social marketing a solution to the water consumption problem in Jakarta (Indonesia)?”. Saat ini, ia menjabat sebagai dosen asosiasi di Departemen Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia. Ia juga ditunjuk sebagai Kepala Laboratorium Pengembangan Wilayah yang bernaung di Departemen Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia.
Ia terlibat dalam Konsorsium Proyek Riset “JacLab” berjudul “Integrated Regional Climate Lab North Jakarta and Port” yang didanai oleh Kementerian Federal Pendidikan dan Riset Jerman pada periode Januari 2019 hingga Juni 2020. Dalam proyek tersebut, ia bergabung dalam Working Package 9 dan berkolaborasi dengan Difu – German Institute of Urban Affairs, Infrastructure, Economy, and Finance untuk merumuskan Prinsip Desain Ketangguhan (Resilience Design Principle) yang diimplementasikan pada studi kasus Jakarta.
Penelitian terkininya menitikberatkan pada signifikansi place (tempat) dalam meningkatkan inklusivitas dan keberlanjutan pembangunan perkotaan yang bersifat kompleks, melibatkan berbagai tingkat, skala, dan tata kelola. Bidang penelitiannya mencakup penerapan konsep-konsep terkait tempat (place attachment, place meaning, sense of place) untuk mendukung pembangunan perkotaan berkelanjutan, khususnya dalam mendorong kota dan komunitas yang tangguh, melestarikan kawasan warisan perkotaan, serta mewujudkan kota yang lebih layak huni dan berkeadilan bagi masyarakat. Lokus penelitiannya berfokus pada wilayah perkotaan, terutama Kawasan Mega Urban Jakarta–Bandung (Jakarta–Bandung Mega Urban Region/JBMUR).
Geografi Perkotaan, Pertanian Perkotaan, Masalah Air Perkotaan
…

