Status Dosen

Dosen Tetap

Kode Dosen

HSE

E-Mail

hafid.setiadi@ui.ac.id

Dr. Hafid Setiadi, S.Si., M.T.

Profil Diri

Sebelum menjadi dosen tetap di Departemen Geografi FMIPA Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1997, Hafid berkesempatan menimba pengalaman penelitian sebagai asisten peneliti pada beberapa pusat penelitian di lingkungan UI yaitu Pusat Penelitian Sains dan Teknologi (PPST), Badan Kemitraan, serta Pusat Kajian Wilayah dan Kota. Setelah menjadi dosen, ia memperdalam minat penelitiannya di bidang geografi manusia, terutama yang terkait dengan pengembangan wilayah dan kota. Saat melanjutkan pendidikan S2 di ITB dan S3 di UGM, ia mulai menjajaki penerapan metode kualitatif dalam studi geografi sekaligus memasuki ranah pemikiran geografi kritis melalui tugas akhirnya yaitu tentang faktor budaya dalam konflik sumberdaya alam (Tesis S2) serta tentang dimensi geopolitik-ekonomi dan sejarah kekuasaan dalam kemunculan dan keruntuhan kota (Disertasi S3).

Sebagai peneliti dan pengajar di bidang geografi manusia, Hafid sangat tertarik untuk mengembangkan penelitian tentang politik ekologi dan transformasi sosial ekonomi. Fokus perhatiannya adalah pada geopolitik urban dan ekologi dataran tinggi/pedalaman khususnya yang terkait dengan konflik sumberdaya, kapitalisasi perdesaan, identitas tempat, teritorialitas, dan dominasi/hegemoni kekuasaan yang semuanya diletakkan dalam konteks pemaknaan dan produksi ruang sosial.

Di samping mengajar di Program S1 dan S2 Geografi FMIPA UI, Hafid juga mengajar di Program S2 Kajian Pengembangan Perkotaan pada Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI. Selain itu, sejak tahun 2005, Hafid berkesempatan memperkaya pengalaman profesional sebagai koordinator dan pengajar bidang kompetensi spasial pada Diklat Fungsional Penjenjangan Perencana (Bappenas RI dan LPEM FEB-UI) serta Diklat Perencanaan Pembangunan Daerah (LPEM FEB-UI). Ia juga pernah mendapat kepercayaan sebagai spatial planning expert pada kegiatan Strategic Environment Analysis (SEA) for Spatial Plan di beberapa tempat di Kalimantan dan Sumatera yang disponsori oleh USAID, IFACS, dan Conservation International serta sebagai urban geography specialist untuk kegiatan urban risk management yang disponsori oleh World Bank. Selama periode 2012-2015 Hafid dilibatkan sebagai narasumber pada beberapa pelatihan, lokakarya, dan dialog tentang pemetaan sejarah dan nilai budaya yang diselenggarakan oleh Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI. Hingga saat ini ia juga masih tercatat sebagai peneliti di Pusat Penelitian Geografi Terapan (PPGT) FMIPA UI.

Kualifikasi Akademik

  1. Sarjana Sains (S.Si.) Geografi, Universitas Indonesia (1997)
  2. Master Teknik (M.T.) Perencanaan Wilayah dan Tata Kota, Institut Teknologi Bandung (2003)
  3. Doktor (Dr.) Geografi Manusia, Universitas Gadjah Mada (2015)

Keahlian/Minat Riset

Geografi perkotaan, Geografi Politik, Ekonomi Politik

Publikasi Terbaru

  1. Muafiroh, S., & Setiadi, H. (2026, January). The Evolution of Madiun City: The Impact of Accessibility on Urban and Economic Transformation. In Forum Geografi (Vol. 40, No. 1, pp. 1-18). https://doi.org/10.23917/forgeo.9893
  2. Sani, I. S., Manessa, M. D. M., & Setiadi, H. (2025, November). Spatial temporal distribution of particulate matter emission in Purwokerto, Banyumas, Central Java. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1556, No. 1, p. 012013). IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1556/1/012013
  3. Kersapati, M. I., Setiadi, H., Faturohman, F., Teguh, P., Muafiroh, S., & Maulidia, S. (2025). Generative adversarial network application for cartographic heritage translation to satellite images of Java, Indonesia. npj Heritage Science, 13(1), 56. https://doi.org/10.1038/s40494-025-01611-3
  4. Gafuraningtyas, D., Setiadi, H., & Manesa, M. D. M. (2024). Analyzing Farmers’ Engagement with Sustainable Agricultural Policies: Insights from Indonesia’s LP2B Initiatives. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 14(2), 241-241. https://doi.org/10.29244/jpsl.14.2.241
  5. Gafuraningtyas, D., Koestoer, R. H., Setiadi, H., & Lessy, M. R. (2024). Transformative pathways of agrarian reform: comparative bibliometric insights of southeast asia and Indonesia cases. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 5(1), 38-53. https://doi.org/10.46456/jisdep.v5i1.534
  6. Sumarno, S., & Setiadi, H. (2023). Students’ Knowledge, Attitude, and Behavior Towards Flood Preparedness: A Case Study at a Junior High School in Bekasi, Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang, 3(2), 149-159. https://doi.org/10.53889/jpig.v3i2.262
  7. Handayani, A., & Setiadi, H. (2023). Distribution of Drought on Agricultural Land in Palabuhanratu District Sukabumi Regency. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 20(1), 31-36. https://doi.org/10.15294/jg.v20i1.41285
  8. Setiadi, H., Yunus, H. S., & Puwanto, B. (2022). A Spatial Political Economy Review on Urban Growth in Java Under Economic Liberalization of Dutch Colonialism During The 19 Th Century. Indonesian Journal of Geography, 54(3). https://doi.org/10.22146/ijg.60550
  9. Rizqihandari, N., R. Rijanta, Sudrajat, Harini, R., & Setiadi, H. (2022). Dilema petani di tengah dualisme kebijakan pertanian: Studi kasus strategi penghidupan berkelanjutan petani sawah di kawasan agropolitan Ciwidey, Jawa Barat. Jurnal Kependudukan Indonesia, 17(2). https://doi.org/10.14203/jki.v17i2.755

Riset yang Sedang Berjalan